Telp: +62 274 374 627
Follow Us :
KERONCONG SMM MERIAHKAN TRADISI KUDURAN BUDAYA DI BANJARNEGARA - SMKN 2 Kasihan - Sekolah Menengah Musik

Berita SMKN 2 Kasihan

Sekolah Menengah Musik

  • Home
  • Berita
  • KERONCONG SMM MERIAHKAN TRADISI KUDURAN BUDAYA DI BANJARNEGARA
KERONCONG SMM MERIAHKAN TRADISI KUDURAN BUDAYA DI BANJARNEGARA

KERONCONG SMM MERIAHKAN TRADISI KUDURAN BUDAYA DI BANJARNEGARA

  • 05 Oktober 2018
  • Oleh : Agus Suranto
  • Dibaca : 69 kali

Nun jauh di sana, di sebuah wilayah di Banjarnegara, Jawa Tengah, terdapat kecamatan bernama Wanayasa. Setiap tahun masyarakat Wanayasa menyelenggarakan tradisi  yang disebut Kuduran Budaya. Berdasarkan penuturan dari salah satu nara sumber disebutkan bahwa tradisi Kuduran Budaya merupakan upaya pelestarian nilai-linai luhur daerah setempat, yang harus dilestarikan kepada generasi penerus. Dipandang prioritas dalam perhelatan tradisional tersebut adalah tradisi membuat ondol-ondol secara massal. Pembuatan ondol-ondol dipusatkan di  Lapangan Wanayasa dan ondol-ondol telah berhasil dibuat sepanjang 1 kilometer. Ondol-ondol adalah makanan tradisional masyarakat setempat dengan bahan terbuat dari ketela (singkong). Di samping pertunjukan membuat ondol-ondol, dalam acara Kuduran Budaya tersebut salah satunya dimeriahkan oleh pertunjukan musik keroncong.

Grup keroncong pada umumnya beranggotakan pria, dengan penyanyi pria maupun wanita. Pertunjukan ini agak berbeda. Sembilan srikandi dari SMKN 2 Kasihan/Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta terdiri Cahya Simphoni Fabiola (flute), Elinsia Tahana Prananti (biola/vokal), Nurliza (gitar melodi), Syffa Nur Azmi (cak), Laras Nur Sekarlangit (cuk) Alvina Lolita (cello), Rohil Rachmalisa Amanda (bass), Hidayah Pramudiani (vokal), dan Anjania Nanda Pithaloka (vokal),  berhasil mempersembahkan lagu dan irama keroncong dalam acara tradisi Kuduran Budaya di Lapangan  Wanayasa, Banjarnegara 22 September  lalu.  Pementasan tersebut dapat  terlaksana berkat kemitraan yang telah dilakukan oleh pembimbing/pendamping guru keroncong,  M. Nurkodar, S.Sn.

Secara geografis, Wanayasa termasuk dataran tinggi. Ketinggian Wanayasa setara dengan kawasan wisata Dieng (sebuah obyek wisata di Banjarnegara yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo). Meski demikian, hawa dingin tak menyurutkan semangat para srikandi. Lapangan Wanayasa pun dipenuhi oleh masyarakat sekitar. Mereka ingin menyaksikan pertunjukan keroncong yang membuatnya penasaran. Kesepuluh lagu yang dibawakan pada malam itu adalah Lg. Di Bawah Sinar Bulan Purnama, Kr. Tanah Air, Lg. Gemes, Lg. Lenggang Surabaya, Lg. Gambang Semarang, Deen Assalam, Ya Maulana, Suket Teki, Kr. Fantasi, dan Lg. Rangkaian Melati. Penyelenggara berharap grup keroncong SMM bersedia untuk kembali tampil pada tradisi Kuduran Budaya tahun depan.

Kontak Kami
  • Alamat: Jl. PG. Madukismo, Ngestiharjo, Kasihan Bantul, Yogyakarta
  • Telp: +6274 - 374627
  • Email: sekolahmusik@gmail.com
Link Penting
Artikel Update
Copyright © 2018 SMK N 2 Kasihan, Powered By Jogdas, Customized By Aba Al Ghozali